T1 · SumbakelingUMKMTerlaksana

Sosialisasi Digital Marketing untuk UMKM

Tim KKN T1 mendampingi enam pelaku UMKM di Dusun 3, Desa Sumbakeling melalui edukasi foto produk dan pemasaran digital, penyusunan katalog berbasis website, serta dukungan mesin peniris minyak dan alat press kemasan.

Dilaksanakan
10 Agustus 2026
Lokasi
Dusun 3, Desa Sumbakeling
Lihat dokumentasi
Kolase pendampingan foto produk dan penggunaan ponsel oleh pelaku UMKM bersama Tim KKN T1.

Ringkasan kegiatan

Informasi penting sebelum membaca cerita lengkap.

Penerima manfaat
1 kelompok sasaran
Hasil program
4 output dicatat
Indikator
2 ukuran keberhasilan

Penerima manfaat

Sasaran dan jumlah peserta

Pelaku UMKM di Dusun 3, Desa Sumbakeling
Realisasi6 orang

Kegiatan ini melibatkan enam pelaku UMKM di Dusun 3, Desa Sumbakeling sebagai penerima manfaat aktual. Jumlah tersebut merupakan realisasi dari sasaran rencana maksimal 15 pelaku UMKM dan remaja peminat usaha. Para peserta mengikuti edukasi foto produk dan pemasaran digital, mendapat pendampingan penggunaan media digital, serta terhubung dengan dukungan peralatan produksi dan pengemasan.

Hasil program

Output program

Output nonfisik

Pengetahuan, materi, desain, atau pendampingan yang dihasilkan.

  • Edukasi strategi pemasaran digital dan foto produkPenerima: Pelaku UMKM di Dusun 3, Desa Sumbakeling
    ✓1 kegiatan
    Lihat gambarPelaku UMKM mempraktikkan foto produk dan pemasaran digital dengan pendampingan Tim KKN T1.
  • Katalog digital UMKM pada website Cerita PancalangPenerima: Pelaku UMKM Desa Sumbakeling
    ✓1 website
    Lihat gambarTampilan katalog digital yang memuat produk-produk UMKM Desa Sumbakeling pada website Cerita Pancalang.

Bantuan fisik

Peralatan atau sarana yang direncanakan maupun telah terverifikasi.

  • Mesin peniris minyakPenerima: Pelaku UMKM Desa Sumbakeling
    ✓1 unit
    Lihat gambarMesin peniris minyak berbahan logam dengan label dukungan program KKN dan CSR.
  • Alat press kemasan atau sealerPenerima: Pelaku UMKM Desa Sumbakeling
    ✓6 unit
    Lihat gambarAlat press kemasan berwarna biru yang digunakan untuk menutup kemasan produk UMKM.

Program menghasilkan satu kegiatan edukasi strategi pemasaran digital dan foto produk, satu katalog digital UMKM pada website Cerita Pancalang, satu mesin peniris minyak, serta enam alat press kemasan atau sealer. Katalog digital menampilkan produk UMKM agar lebih mudah diperkenalkan melalui media daring. Peralatan fisik mendukung tahapan penirisan minyak dan penutupan kemasan dalam proses produksi.

Cerita program

Catatan pelaksanaan

Pada 10 Agustus 2026, Tim KKN T1 melaksanakan pendampingan digital marketing bagi pelaku UMKM di Dusun 3, Desa Sumbakeling. Rangkaian kegiatan dilakukan melalui kunjungan ke lokasi usaha, diskusi mengenai kebutuhan produksi dan pemasaran, dokumentasi proses pembuatan produk, praktik foto produk, serta pendampingan penggunaan ponsel untuk mengakses media digital. Informasi dan foto produk kemudian disusun ke dalam katalog berbasis website. Program dilengkapi dengan dukungan mesin peniris minyak dan alat press kemasan untuk membantu proses produksi serta pengemasan.

Tim KKN T1 mengamati langsung tahapan produksi yang dijalankan pelaku UMKM. Kunjungan ini membuka ruang diskusi mengenai kebutuhan usaha dan cara produk disiapkan sebelum dipasarkan. Pemahaman terhadap proses kerja menjadi dasar agar pendampingan lebih sesuai dengan kondisi setiap usaha.

Pendampingan diawali dengan percakapan bersama pelaku UMKM mengenai produk dan kegiatan usahanya. Tim KKN T1 mencatat kebutuhan yang muncul dalam proses produksi, pengemasan, dan pemasaran. Suasana diskusi yang terbuka membantu materi digital disampaikan sesuai pengalaman peserta.

Tim KKN T1 ikut mendampingi proses penataan produk sebelum kemasan ditutup. Pada tahap ini, pelaku UMKM dapat melihat hubungan antara kerapian kemasan dan kesiapan produk untuk difoto maupun dipasarkan. Pendampingan dilakukan secara praktis agar mudah diterapkan kembali dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Pelaku UMKM memperlihatkan proses pengolahan bahan yang menjadi bagian penting dari usahanya. Tim KKN T1 mendokumentasikan kegiatan tersebut untuk memahami karakter produk dan cerita di balik pembuatannya. Cerita proses produksi kemudian menjadi konteks yang dapat memperkuat penyajian produk pada media digital.

Tim KKN T1 mengunjungi area produksi dan melihat bagaimana pekerjaan dilakukan dalam ruang usaha sehari-hari. Interaksi langsung membantu tim menyesuaikan saran mengenai foto produk, pengemasan, dan pemasaran digital. Kegiatan ini juga memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menyampaikan kendala yang mereka hadapi.

Pendampingan digital dilakukan secara langsung menggunakan ponsel agar peserta dapat mengikuti setiap langkah. Tim KKN T1 membantu pelaku UMKM memahami cara menampilkan produk dan mengakses media pemasaran yang disiapkan. Praktik bersama membuat materi lebih dekat dengan perangkat yang digunakan peserta sehari-hari.

Ukuran keberhasilan

Indikator dan bukti

  • Katalog digital UMKM tersedia melalui website Cerita Pancalang dan dapat ditemukan melalui penelusuran web.Tercapai

    Bukti: Dokumentasi tampilan katalog UMKM dan tangkapan layar hasil penelusuran Google terhadap website Cerita Pancalang.

    Lihat gambar
    Hasil penelusuran Google menampilkan halaman Cerita Pancalang yang memuat dokumentasi dan katalog UMKM.
    Website Cerita Pancalang tampil pada hasil penelusuran Google untuk kata kunci KKN Pancalang.
  • Mesin peniris minyak dan enam alat press kemasan tersedia sebagai output fisik program.Tercapai

    Bukti: Dokumentasi peralatan serta kolase penyerahan alat press kemasan kepada pelaku UMKM penerima manfaat.

    Lihat gambar
    Kolase penyerahan alat press kemasan kepada pelaku UMKM Desa Sumbakeling oleh Tim KKN T1.
    Dokumentasi penyerahan alat press kemasan kepada penerima manfaat kegiatan.

Keberhasilan kegiatan didukung oleh tiga bukti yang tersedia: enam pelaku UMKM tercatat sebagai penerima manfaat aktual, katalog digital telah tersedia melalui website Cerita Pancalang dan situs tampil pada hasil penelusuran Google, serta peralatan produksi dan pengemasan telah didokumentasikan dan diserahkan kepada penerima manfaat. Capaian ini menunjukkan keluaran utama kegiatan telah tersedia. Dokumen belum memuat data peningkatan omzet, volume produksi, atau jangkauan pemasaran, sehingga dampak ekonomi lanjutan tidak diklaim.