T2 · SilebuUMKMTerlaksana

Strategi Branding untuk Pengembangan UMKM Kerupuk Pareredan di Desa Silebu

Pelaksanaan program pendampingan berupa pelatihan identitas merek (branding), strategi diferensiasi produk, dan edukasi pemasaran digital guna meningkatkan daya saing UMKM Kerupuk Pareredan di Desa Silebu

Dilaksanakan
12 Agustus 2026
Lokasi
Desa Silebu
Lihat dokumentasi
Tim KKN T2 melakukan Strategi Branding untuk Pengembangan UMKM Kerupuk Pareredan di Desa Silebu

Ringkasan kegiatan

Informasi penting sebelum membaca cerita lengkap.

Penerima manfaat
1 kelompok sasaran
Hasil program
2 output dicatat
Indikator
3 ukuran keberhasilan

Penerima manfaat

Sasaran dan jumlah peserta

Pelaku UMKM
Realisasi8 orang

Program ini memberikan manfaat langsung kepada 8 pelaku usaha Kerupuk Pareredan di Desa Silebu melalui peningkatan pemahaman mengenai strategi identitas merek (branding), pemanfaatan pemasaran digital, serta penguasaan teknik penggunaan alat pres plastik (impulse sealer) yang tepat guna memastikan kerapatan segel kemasan, menjaga kualitas daya simpan produk, dan meningkatkan standar daya saing usaha lokal.

Hasil program

Output program

Output nonfisik

Pengetahuan, materi, desain, atau pendampingan yang dihasilkan.

  • Pemahaman Meningkatkan Penjualan Menggunakan Media MarketplacePenerima: Pelaku UMKM di Desa Silebu
    ✓1 kegiatan
    Lihat gambarPemahaman Meningkatkan Penjualan Menggunakan Media Marketplace

Bantuan fisik

Peralatan atau sarana yang direncanakan maupun telah terverifikasi.

  • Alat press plastik (impulse sealer)Penerima: Pelaku UMKM di Desa Silebu
    ✓8 unit
    Lihat gambarAlat pres plastik (impulse sealer)

Dalam pelaksanaan program, sesi pemaparan materi terkait strategi branding telah terlaksana guna meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam membangun identitas dan daya tarik produk.

Keluaran fisik yang disalurkan kepada kelompok sasaran terealisasi sebanyak 8 unit alat pres plastik (impulse sealer) dari total 12 unit yang telah disiapkan/dibeli sebelumnya untuk mendukung kerapatan dan kualitas pengemasan produk.

Cerita program

Catatan pelaksanaan

Pada Rabu, 12 Agustus 2026, Kelompok KKN Kuningan di Desa Silebu melaksanakan salah satu program kerja terkait strategi branding untuk pengembangan UMKM kerupuk pareredan di Desa Silebu. Kegiatan ini menjadi wadah bagi Tim KKN T2 dan pelaku UMKM untuk bersama-sama belajar mengenai pentingnya branding dalam mengembangkan usaha, khususnya melalui kemasan dan identitas produk.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar. Setelah itu, Tim KKN T2 memperkenalkan diri dan berkenalan dengan para pelaku UMKM Kerupuk Pareredan yang hadir. Sesi ini menjadi awal untuk membangun suasana yang lebih dekat dan nyaman sebelum kegiatan memasuki sesi utama.

Selanjutnya, ketua kelompok Tim KKN T2 menyampaikan sambutan sekaligus menyampaikan tujuan dari kegiatan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi pelaku UMKM, terutama dalam membangun identitas produk dan meningkatkan daya tarik Kerupuk Pareredan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai profile brand, branding lewat kemasan, dan self awareness brand. Materi disampaikan secara sederhana dan disesuaikan dengan kondisi UMKM agar lebih mudah dipahami dan diterapkan. Pelaku UMKM diajak untuk mengenali karakter produknya, memahami pentingnya identitas brand, serta melihat kemasan bukan hanya sebagai pembungkus, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pemasaran.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan alat pres plastik (impulse sealer). Tim KKN T2 memberikan penjelasan mengenai fungsi dan cara penggunaan alat tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sesi workshop bersama para pelaku UMKM. Dalam sesi ini, pelaku UMKM dapat mencoba secara langsung penggunaan alat sekaligus berdiskusi mengenai penerapannya dalam proses pengemasan produk.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM, Tim KKN T2 kemudian membagikan alat pres plastik (impulse sealer) kepada para pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan. Penyerahan alat ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kerapian dan kualitas kemasan Kerupuk Pareredan sehingga produk menjadi lebih menarik dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian sertifikat kepada para pelaku UMKM sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan. Setelah itu, seluruh peserta melakukan foto bersama sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan.

Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dan harapan agar ilmu serta alat yang diberikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para pelaku UMKM. Sebagai kegiatan lanjutan, Tim KKN T2 kemudian melakukan kunjungan ke masing-masing pelaku UMKM untuk melihat secara langsung kondisi usaha, proses produksi, serta berdiskusi mengenai kebutuhan dan perkembangan UMKM setelah kegiatan berlangsung.

Sesi pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok KKN yang memaparkan latar belakang, maksud, serta tujuan utama pelaksanaan program pendampingan kepada mitra pelaku usaha. Penyampaian tersebut menggarisbawahi urgensi penerapan strategi branding yang terarah serta optimalisasi sarana pengemasan modern untuk memperkuat identitas dan nilai jual produk. Melalui inisiasi ini, diharapkan seluruh rangkaian program mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian dan meningkatkan daya saing UMKM Kerupuk Pareredan di Desa Silebu.

Sesi pemaparan materi berfokus pada edukasi mengenai strategi branding serta pemanfaatan platform marketplace sebagai saluran distribusi digital yang potensial bagi UMKM. Dalam pemaparan interaktif ini, para pelaku usaha Kerupuk Pareredan dibekali pemahaman teknis mulai dari pembuatan toko daring, pengelolaan katalog visual produk, hingga penerapan promosi dasar. Inisiatif tersebut bertujuan memperluas jangkauan pasar ke ranah digital secara mandiri sekaligus mendorong peningkatan volume penjualan secara berkelanjutan.

Sesi simulasi dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pengoperasian alat pres plastik (impulse sealer) bersama pelaku usaha Kerupuk Pareredan. Dalam sesi ini, peserta dibimbing secara teknis mengenai pengaturan tingkat pemanasan yang tepat sesuai ketebalan plastik serta teknik penyegelan presisi untuk menghasilkan kemasan kedap udara yang higienis. Penerapan teknologi pengemasan ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas kerenyahan, memperpanjang masa simpan produk, sekaligus meningkatkan standar mutu kemasan agar lebih kompetitif di pasar.

Sesi penyerahan bantuan sarana produksi dilakukan secara langsung dengan mendistribusikan unit alat pres plastik (impulse sealer) beserta paket penunjang kepada para pelaku usaha Kerupuk Pareredan di Desa Silebu. Penyaluran sarana ini bertujuan untuk merealisasikan standardisasi proses pengemasan agar produk memiliki tingkat kerapatan segel yang higienis, kedap udara, dan berdaya simpan lebih lama. Dukungan fasilitas fisik ini diharapkan mampu mendorong kemandirian operasional UMKM setempat sekaligus meningkatkan nilai jual serta daya saing produk di pasar yang lebih luas.

Ukuran keberhasilan

Indikator dan bukti

  • Peserta memahami peran strategi branding melalui keaktifan berdiskusiTercapai

    Bukti: Dokumentasi sesi pemaparan materi branding menunjukkan keaktifan 8 pelaku usaha Kerupuk Pareredan dalam berdiskusi dan bertukar gagasan, yang menjadi indikator pemahaman mereka terhadap pentingnya identitas serta daya tarik produk di pasar.

    Lihat gambar
    Bukti indikator pemahaman branding
    Bukti indikator pemahaman branding
  • Peserta dapat mempraktikkan penggunaan alat pres plastik (impulse sealer) dan pengemasan produkTercapai

    Bukti: Simulasi dokumentasi praktik menunjukkan peserta menggunakan alat pres plastik (impulse sealer) untuk menutup kemasan produk.

    Lihat gambar
    Bukti indikator praktik pengemasan
    Bukti indikator praktik pengemasan
  • Penyaluran alat pres plastik (impulse sealer) kepada pelaku UMKM Kerupuk Pareredan yang telah dikonfirmasi.Tercapai

    Bukti: Penyerahan 8 unit alat impulse sealer telah disalurkan dan diterima langsung oleh 8 pelaku usaha Kerupuk Pareredan di Desa Silebu (dari total 12 unit yang telah disiapkan) guna menunjang proses pengemasan produk.

    Lihat gambar
    Bukti penyaluran paket alat pres plastik (impulse sealer)
    Bukti penyaluran paket alat pres plastik (impulse sealer)

Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dan harapan agar ilmu serta alat yang diberikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para pelaku UMKM. Sebagai kegiatan lanjutan, Tim KKN T2 kemudian melakukan kunjungan ke masing-masing pelaku UMKM untuk melihat secara langsung kondisi usaha, proses produksi, serta berdiskusi mengenai kebutuhan dan perkembangan UMKM setelah kegiatan berlangsung.