T1 · SumbakelingEdukasiTerlaksana

Sosialisasi Edukasi Bahaya Paparan Game Online TK Al-Hidayah

Tim KKN T1 menyelenggarakan sosialisasi bahaya paparan berlebihan terhadap game online bagi 51 peserta didik TK Al-Hidayah melalui pemaparan interaktif, kegiatan edukatif, dan dukungan sarana belajar serta kebersihan.

Dilaksanakan
5 Agustus 2026
Lokasi
TK Al-Hidayah
Lihat dokumentasi
Peserta didik TK Al-Hidayah, guru, dan mahasiswa KKN T1 berfoto bersama setelah kegiatan.

Ringkasan kegiatan

Informasi penting sebelum membaca cerita lengkap.

Penerima manfaat
1 kelompok sasaran
Hasil program
4 output dicatat
Indikator
3 ukuran keberhasilan

Penerima manfaat

Sasaran dan jumlah peserta

Peserta didik dan TK Al-Hidayah
Realisasi51 orang

Kegiatan ini melibatkan 51 peserta didik TK Al-Hidayah sesuai target. Para peserta mengikuti sosialisasi bahaya paparan berlebihan terhadap game online, kegiatan mewarnai dan belajar dengan media edukatif, serta menerima tas berisi alat tulis dan buku belajar. TK Al-Hidayah juga menerima dua tong keran air dan dua dispenser non-listrik untuk mendukung kebutuhan kebersihan dan air minum.

Hasil program

Output program

Output nonfisik

Pengetahuan, materi, desain, atau pendampingan yang dihasilkan.

  • Sosialisasi edukasi bahaya paparan game onlinePenerima: Peserta didik TK Al-Hidayah
    ✓1 kegiatan
    Lihat gambarMahasiswa KKN T1 memaparkan bahaya game online kepada peserta didik TK Al-Hidayah.

Bantuan fisik

Peralatan atau sarana yang direncanakan maupun telah terverifikasi.

  • Tas anak TK berisi alat tulis dan buku belajarPenerima: Peserta didik TK Al-Hidayah
    ✓51 paket
    Lihat gambarDua contoh tas belajar bergambar untuk peserta didik TK Al-Hidayah.
  • Tong keran airPenerima: TK Al-Hidayah
    ✓2 unit
    Lihat gambarDua tong keran air berwarna abu-abu dengan label KKN dan CSR untuk TK Al-Hidayah.
  • Dispenser non-listrikPenerima: TK Al-Hidayah
    ✓2 unit
    Lihat gambarDua dispenser non-listrik berwarna merah muda dengan keran untuk TK Al-Hidayah.

Program menghasilkan satu kegiatan sosialisasi yang memperkenalkan dampak penggunaan game online secara berlebihan dengan bahasa yang sesuai bagi anak usia dini. Selain materi edukasi, sebanyak 51 paket tas berisi alat tulis dan buku belajar disalurkan kepada peserta didik. Dua tong keran air dan dua dispenser non-listrik turut diserahkan kepada TK Al-Hidayah sebagai dukungan sarana sekolah.

Cerita program

Catatan pelaksanaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan briefing tim KKN T1 bersama pihak TK Al-Hidayah, dilanjutkan pembukaan dan perkenalan kepada peserta didik. Materi bahaya paparan game online disampaikan secara interaktif melalui layar presentasi dan sesi evaluasi sederhana. Anak-anak kemudian mengikuti kegiatan mewarnai, membaca buku bergambar, bermain dengan media edukatif, serta bernyanyi sambil mempraktikkan gerakan cuci tangan. Penyaluran tas belajar dan penyerahan sarana air melengkapi kegiatan sebelum ditutup dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada pihak sekolah.

Tim KKN T1 melakukan briefing bersama perwakilan TK Al-Hidayah untuk menyelaraskan alur acara, pembagian tugas, dan pendampingan peserta. Persiapan ini memastikan kegiatan berjalan tertib. Setiap anggota tim memahami perannya sebelum peserta didik mengikuti rangkaian sosialisasi.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan perkenalan tim di hadapan peserta didik yang duduk bersama. Suasana akrab dibangun sebelum sesi edukasi dimulai. Peserta didik menyimak pembukaan sebagai pengantar menuju materi utama.

Tim KKN T1 menjelaskan dampak penggunaan game online secara berlebihan dengan bahasa dan visual yang mudah dipahami. Peserta didik diajak menyimak dan merespons pertanyaan selama pemaparan. Interaksi tersebut membantu tim melihat pemahaman awal peserta terhadap materi.

Peserta didik mengerjakan lembar aktivitas bergambar dengan pensil warna yang tersedia. Aktivitas ini memberi ruang kreatif sekaligus menjaga keterlibatan anak. Tim KKN T1 mendampingi peserta selama proses mewarnai berlangsung.

Anak-anak berkumpul dalam kelompok kecil sambil melihat buku cerita bergambar. Tim KKN T1 mendampingi agar kegiatan belajar berlangsung interaktif dan menyenangkan. Buku dan media edukatif digunakan untuk menumbuhkan minat belajar di luar permainan digital.

Tim KKN T1 mengajak anak mempraktikkan gerakan cuci tangan melalui lagu. Aktivitas ini memperkuat pesan kebiasaan sehat dengan cara yang mudah diikuti. Peserta didik menirukan gerakan bersama-sama dengan antusias.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama TK Al-Hidayah. Kedua perwakilan berfoto di depan spanduk KKN. Dokumentasi ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pada hari tersebut.

Ukuran keberhasilan

Indikator dan bukti

  • Peserta mampu menyebutkan bahayanya game onlineTercapai

    Bukti: Dokumentasi peserta didik mengangkat tangan saat evaluasi pemahaman setelah pemaparan bahaya game online.

    Lihat gambar
    Peserta didik TK Al-Hidayah mengangkat tangan saat evaluasi pemahaman bahaya game online.
    Antusiasme peserta terlihat dalam sesi evaluasi setelah pemaparan materi.
  • Tas berisi alat tulis dan buku belajar tersalurkan kepada 51 peserta didik TK Al-Hidayah.Tercapai

    Bukti: Dokumentasi penyerahan tas belajar kepada peserta didik TK Al-Hidayah.

    Lihat gambar
    Mahasiswa KKN T1 menyerahkan tas belajar kepada peserta didik TK Al-Hidayah.
    Penyerahan tas belajar kepada 51 peserta didik TK Al-Hidayah.
  • Dua tong keran air dan dua dispenser non-listrik diserahkan kepada TK Al-Hidayah.Tercapai

    Bukti: Dokumentasi tim KKN T1 bersama pihak TK Al-Hidayah dan sarana air yang diserahkan.

    Lihat gambar
    Tim KKN T1 dan pihak TK Al-Hidayah berfoto bersama dua tong keran air dan dua dispenser.
    Dokumentasi penyerahan sarana air kepada TK Al-Hidayah.

Keberhasilan kegiatan terlihat dari keterlibatan 51 peserta didik sesuai target dan kemampuan peserta menyebutkan bahaya game online dalam sesi evaluasi. Seluruh keluaran program juga terealisasi sesuai rencana, yaitu satu kegiatan sosialisasi, 51 paket tas belajar, dua tong keran air, dan dua dispenser non-listrik. Capaian tersebut didukung oleh dokumentasi pemaparan materi, partisipasi peserta, penyerahan tas, serta penyerahan sarana air kepada TK Al-Hidayah.